KISAH SI MERRY

oleh Fathier Abdillah

image

Bulan ini adalah Ramadhan ke sembilan si Merry bersama kami, Fathier Abdillah dan Fuaida Fathier. Tahun 2008 ketika memutuskan untuk membeli mobil, rencana awal adalah DX dengan budget belasan juta saja…, tapi setelah lihat sampai 5 unit DX gak ada yang layak pakai. Saat sedang hunting DX, ada kawan, Eman Feroza, yang nyeletuk: kalau mau beli DX sediakan uang cadangan di laci 5 juta untuk ongkos dorongan…..

Pilihan berpindah ke Interplay ketika lihat iklan di koran. Jadi ingat mobil kawan di Bondowoso, drh. Didik Suhermanto, pernah merasakan mobil ini sangat nyaman. Jadi kami ambil keputusan beli Iplay merah plat Jakarta saat itu B 1596 LM, seharga 37 juta include mutasi ke Aceh. Uang gak cukup akhirnya ambil kredit 5 tahun cicilan lebih separuh gaji… tahun2 yang berat…
image

Kondisi mobil cukup bagus. Fasilitas lengkap tapi speedometer  digital nya mati. Atas bantuan kawan, Mismaruddin Sofyan, dibawa ke Gita Pandawa untuk menyalakan neonnya.

Saat itu baru kenal dengan Mas Sigit Kgm Garage, belum tahu ternyata bisa juga memperbaiki speedo digital…., selanjutnya perawatan si Merry hampir 100% ditangani  Kgm garage.

Di Banda Aceh ternyata tidak banyak orang yang mengenal mobil mazda, apalagi Iplay. Pengguna Iplay cuma 7 orang, jadinya belum tentu sebulan sekali bisa papasan sesama Iplay. Karena populasinya sangat sedikit, mencari sparepart adalah tantangan terberat. Saya joint ke group yahoo imac ternyata disitu saya bisa menjadi tenang karena banyak referensi sparepart baik substitusi maupun penjualnya. Akhir2ini juga bergabung di grup ini, tambah banyak dulur saling mendukung peternak Iplay…

Belanja sparepart di beberapa tempat saling melengkapi, ada beberapa toko di Banda Aceh yang punya stok fast moving items…, langganan juga dengan new apollo motor di Plaza Atrium Senen, juga dilengkapi oleh master juragan somplak Rahmad Saktioq dan om Gunawan Kusnadi kalau belanja online.
image

Pemakaian sehari-hari hanya dari rumah ke kantor, per tahun sekitar 20000km, sesekali ke luar kota. Saat adik kami, Fardiyan Spt, berdinas di Medan lumayan sering ke Medan juga.

Tahun 2013, pada ulang tahun ke 20 si Merry dengan capaian perjalanannya 300.000 km, dilakukan overhoul mesin karena sudah terlalu parah kebocoran kompresi nya, sampai harus oversize 50.

Tahun 2015, ganti baju tapi tetap warna merah hanya sedikit lebih terang dari sebelumnya yang merah maroon.

image

Bergabung di grup ini semakin menguatkan tekat untuk tetap mempertahankan si Merry seperti Pak Bambang Dwi Aguswidadi Bond mempertahankan Hijet1000 nya dari baru sampai sekarang.

Semoga saja kami sanggup….

Advertisements
This entry was posted in KISAH. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s